Ekklesia Dumai

Menu

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Sion - Sei Rokan
    • Kasih Karunia - Bagan Manunggal
    • Immanuel - Tanjung Medang
    • Maranatha - Sei Pakning
    • Solafide - Selat Panjang
    • Sungai Sembilan
  • Presbiter
    • Majelis Jemaat
    • PHMJ
    • Korsek
  • Unit Misioner
    • Pelkat
    • Komisi
    • BPPJ
  • Renungan
  • Lainnya
    • Warta Jemaat

BERHENTILAH MENJADI TUHAN BAGI ALAM

17 Mei 2025

📚 Mazmur 147:8 & Mazmur 104:31


Di dunia yang semakin sibuk ini, manusia sering merasa seperti penguasa mutlak. Kita bangga atas teknologi, menguasai sains, menciptakan kemajuan yang luar biasa. Namun, di tengah kesombongan itu, kita lupa satu hal penting: kita bukan Tuhan. Kita hanyalah ciptaan yang seharusnya tunduk dan bersyukur atas kuasa Sang Pencipta yang nyata dalam setiap jengkal alam semesta ini.

 

Mazmur dengan indah menggambarkan bagaimana Tuhan menurunkan hujan dari langit, menumbuhkan rumput di bukit, dan membuat bumi penuh kehidupan. Lalu pemazmur memuji Tuhan karena karya-Nya yang ajaib. Tapi coba bandingkan dengan realitas sekarang: udara kotor, tanah rusak, hutan habis ditebang, dan sungai tercemar. Bagaimana mungkin kita memuji Tuhan, jika kita merusak karya-Nya?

 

Renungan ini menjadi teguran keras: kita terlalu sering mengaku mencintai Tuhan, tapi tidak menghormati karya tangan-Nya. Kita nyanyikan pujian di gereja, tapi membuang sampah sembarangan di luar. Kita berdoa minta berkat, tapi mengabaikan tanggung jawab menjaga ciptaan. Sungguh, kita sering lupa bahwa memuji Tuhan bukan cuma soal lagu—tapi soal tindakan nyata menjaga karya-Nya.

 

Lebih dari sekadar pengingat, ini juga kritik terhadap gaya hidup kita yang tak peduli pada keseimbangan alam. Kita ingin hasil tanpa proses, ingin panen tanpa tanam, ingin kenyamanan tanpa tanggung jawab. Padahal, saat bumi rusak, manusia juga ikut hancur. Kuasa Tuhan atas ciptaan-Nya bukan berarti kita bebas berbuat semaunya—justru itu panggilan bagi kita untuk hidup hormat dan bersahaja.

 

Sudah waktunya kita berhenti menjadi "tuhan-tuhanan" atas alam. Mari belajar tunduk. Mari belajar menjaga. Mari belajar bersyukur bukan hanya dengan mulut, tapi juga dengan sikap hidup yang memuliakan Tuhan melalui cara kita memperlakukan ciptaan-Nya. Jangan rusak karya Tuhan, hanya karena kita ingin hidup lebih mudah.


🙏 Doa :

Tuhan, ajar kami untuk rendah hati di hadapan-Mu dan ciptaan-Mu. Sadarkan kami bahwa Engkaulah pemilik sejati alam semesta. Bentuk hati kami agar mampu memuliakan-Mu, bukan hanya lewat pujian, tapi lewat perbuatan yang menjaga dan menghargai karya-Mu. Amin.


💬 “Pujian sejati bukan hanya terdengar di gereja, tapi terlihat dalam cara kita memperlakukan bumi.”

12 Dibaca
url berhasil disalin!
Youtube Facebook Email

JADWAL IBADAH


Ibadah Minggu Pagi :
Pukul 09.00 WIB

Ibadah Minggu Sore :
Pukul 18.00 WIB

Ibadah Keluarga Sektoral :
Setiap hari Rabu, Pukul 19.00 WIB

Ibadah Pelkat PA :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PT :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat GP :
Setiap hari Sabtu, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKP :
Setiap hari Selasa, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PKB :
Setiap hari Jumat, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKLU :
Setiap hari Sabtu, Pukul 17.00 WIB

KONTAK


Majelis Jemaat GPIB Ekklesia Dumai
Jl. Air Bersih No. 1 Dumai, 28813 Riau
Telp : 0765 - 31348
Email : ekklesia.dumai@gpib.or.id

LOKASI



2017 - 2026