DIBERI UNTUK MENJAGA, BUKAN UNTUK MERUSAK
16 Mei 2025
📚 Kejadian 1:29-31 & Nehemia 9:6
Ketika Tuhan menciptakan dunia dan segala isinya, Ia tidak hanya menciptakan dengan indah, tetapi juga menyediakan segala kebutuhan manusia—termasuk makanan. Kejadian mencatat bahwa Tuhan memberikan tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan sebagai makanan. Itu bukan hanya tentang pemenuhan kebutuhan jasmani, tapi juga simbol bahwa Tuhan adalah penyedia yang penuh kasih dan bijaksana.
Namun, pemberian Tuhan seringkali diabaikan nilainya. Kita mengambil tanpa batas, mengeksploitasi alam tanpa rasa syukur dan tanggung jawab. Kita lupa bahwa makanan yang kita makan, udara yang kita hirup, air yang kita minum—semuanya berasal dari satu sumber: Tuhan Raja Semesta. Nehemia mengingatkan bahwa Tuhan yang menciptakan langit, bumi, laut, dan segala isinya—dan Ia menopang semuanya itu.
Sayangnya, dalam kehidupan modern, banyak dari kita hidup seolah-olah Tuhan tidak terlibat dalam proses hidup kita. Kita bertani, memproduksi, dan mengonsumsi seakan-akan semua itu hasil tangan kita sendiri. Kita melupakan prinsip dasar iman: Tuhan yang menyediakan, dan kita hanya mengelola. Ini adalah teguran keras bagi gaya hidup yang serakah dan tidak peduli pada ciptaan Tuhan.
Manusia diberi tanggung jawab, bukan kuasa mutlak. Dunia ini bukan milik kita, tapi titipan Tuhan yang harus dijaga. Ketika kita rusak alam, kita bukan hanya tidak menghargai ciptaan, tapi juga menghina Pencipta-Nya. Kita diberi untuk menjaga, bukan untuk merusak. Panggilan iman kita adalah menjadi pengelola yang setia dan penuh hormat kepada Tuhan dan segala ciptaan-Nya.
Mari berhenti sejenak dan renungkan: Sudahkah kita hidup dengan rasa syukur? Sudahkah kita menghargai makanan di piring kita? Sudahkah kita menjaga bumi seperti milik Tuhan, bukan milik pribadi? Renungan ini mengajak kita untuk kembali ke dasar: Tuhan Raja Semesta sudah memberi yang terbaik, jangan kita balas dengan merusaknya.
🙏 Doa :
Tuhan, terima kasih atas segala yang Kau sediakan setiap hari. Ajarkan kami untuk bersyukur, menghargai, dan menjaga segala ciptaan-Mu. Jadikan kami pengelola yang setia, bukan perusak yang serakah. Amin.
💬 “Jika bumi ini adalah meja makan dari Tuhan, sudahkah kita duduk dengan sopan dan penuh hormat?”