TELADAN YESUS: GURU YANG MELAYANI
14 Maret 2025
Yohanes 13:12-15
Ada pepatah yang mengatakan, "Guru kencing berdiri, murid kencing berlari." Artinya, apa yang dilakukan seorang pemimpin atau guru akan ditiru dan bahkan dilebih-lebihkan oleh pengikutnya. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan rohani kita. Sebagai murid-murid Kristus, kita akan meniru apa yang Yesus lakukan. Oleh karena itu, Yesus memberi teladan yang benar, bukan hanya dengan perkataan, tetapi juga dengan tindakan nyata.
Dalam Yohanes 13:12-13, Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?" Dia ingin mereka memahami bahwa sebagai Guru dan Tuhan, Dia telah memberi contoh tentang bagaimana seorang pemimpin seharusnya bersikap—bukan hanya berkuasa, tetapi juga melayani dengan rendah hati.
Kemudian dalam Yohanes 13:14-15, Yesus menekankan bahwa jika Dia, yang adalah Tuhan, bersedia membasuh kaki murid-murid-Nya, maka mereka juga harus saling membasuh kaki. Ini bukan hanya soal tindakan fisik, tetapi makna yang lebih dalam: kita dipanggil untuk saling merendahkan diri, saling melayani, dan saling mengasihi dengan tulus.
Di dunia ini, banyak orang berlomba-lomba untuk menjadi yang tertinggi, yang paling dihormati, atau yang paling berkuasa. Namun, Yesus menunjukkan bahwa kebesaran sejati justru ada dalam kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani sesama. Jika kita ingin menjadi murid-Nya yang sejati, kita harus mengikuti teladan-Nya, bukan sekadar mengagumi-Nya dari kejauhan.
Mari kita bertanya pada diri sendiri: apakah kita sudah benar-benar meneladani Yesus dalam hidup sehari-hari? Ataukah kita hanya ingin dihormati tanpa mau melayani? Jika Yesus yang adalah Tuhan saja bersedia membasuh kaki murid-murid-Nya, mengapa kita masih merasa gengsi untuk merendahkan diri dan membantu sesama?
Doa :
Tuhan, ajar aku untuk meneladani-Mu dalam kerendahan hati dan kasih. Jangan biarkan aku hanya mencari kehormatan, tetapi mampukan aku untuk melayani dengan tulus. Amin.