TUHAN MEMBUAT MENJADI BARU
20 April 2024
Ketika kita memandang ke dalam diri kita sendiri, seringkali kita melihat bagian-bagian yang rusak dan tidak sempurna. Namun, Firman Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan adalah pembuat segala sesuatu baru. Dalam Yesaya 48:1-8, kita melihat bagaimana Allah memperbarui umat-Nya, meskipun mereka sering kali membangkang dan tidak setia.
Allah menegur umat-Nya melalui nabi Yesaya, mengingatkan mereka akan kesalahan-kesalahan mereka, tetapi juga menawarkan pengampunan dan pembaharuan. Firman-Nya menegaskan bahwa meskipun umat-Nya sering kali mengabaikan-Nya, Allah tetap setia dalam memelihara hubungan-Nya dengan mereka dan memperbarui janji-Nya.
Pesan:
-
Pengampunan dan Pembaharuan: "Sebab Aku mengetahui, bahwa engkau sangat keras kepala dan otot besimu bagaikan besi dan dahinya bagaikan tembaga yang keras" (Yesaya 48:4). Meskipun umat-Nya keras kepala dan durhaka, Allah tetap menawarkan pengampunan dan pembaharuan kepada mereka.
-
Kesetiaan Allah: "Bahwa untuk memuaskan kehormatan-Ku Aku menunda murka-Ku dan demi nama-Ku sendiri Aku menahan diri terhadap engkau, supaya tidak melenyapkan engkau" (Yesaya 48:9). Meskipun umat-Nya tidak setia, Allah tetap setia dalam memelihara hubungan-Nya dengan mereka.
-
Janji Pembaharuan: "Sesungguhnya Aku membuat semua sesuatu menjadi baru" (Yesaya 48:6). Allah menjanjikan untuk membuat segala sesuatu menjadi baru bagi umat-Nya, menunjukkan kasih-Nya yang tak terbatas.
Doa:
Ya Allah yang Maha Kudus, terima kasih karena Engkau adalah pembuat segala sesuatu baru. Bimbinglah kami untuk merenungkan kasih dan kesetiaan-Mu yang tak terbatas kepada umat-Mu. Kuatkanlah iman kami agar kami dapat menerima pengampunan dan pembaharuan yang Engkau tawarkan kepada kami setiap hari. Kami bersyukur atas janji pembaharuan-Mu yang memberi harapan bagi masa depan kami. Semua ini kami sampaikan dalam nama Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.