Ekklesia Dumai

Menu

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Sion - Sei Rokan
    • Kasih Karunia - Bagan Manunggal
    • Immanuel - Tanjung Medang
    • Maranatha - Sei Pakning
    • Solafide - Selat Panjang
    • Sungai Sembilan
  • Presbiter
    • Majelis Jemaat
    • PHMJ
    • Korsek
  • Unit Misioner
    • Pelkat
    • Komisi
    • BPPJ
  • Renungan
  • Lainnya
    • Warta Jemaat

HIKMAT YANG MENYELAMATKAN DAN MENGHIDUPKAN

20 September 2025

Amsal 24:8–12; Amsal 24:13–18

Hidup beriman bukanlah soal mencari aman, melainkan berani berdiri untuk kebenaran meski dunia menolak. Banyak orang memilih diam ketika melihat ketidakadilan, dengan alasan menjaga kenyamanan diri. Padahal, sikap pasif justru menjadikan kita bagian dari kerusakan yang sedang berlangsung. Teguran ini keras: jangan menutup mata terhadap mereka yang membutuhkan pertolongan, karena iman sejati selalu melibatkan keberanian untuk bertindak.

 

Hikmat yang datang dari Tuhan bukanlah sesuatu yang pahit, melainkan manis dan menyegarkan jiwa. Namun manisnya hikmat hanya bisa dirasakan oleh mereka yang mau melangkah keluar dari zona aman, masuk dalam risiko iman, dan tetap berdiri di pihak kebenaran. Orang yang hanya mengejar kenyamanan diri tidak akan pernah tahu betapa segarnya hidup yang dipimpin oleh hikmat.

 

Manusia seringkali pandai mencari alasan untuk membenarkan sikap acuhnya. Kita berkata, “Itu bukan urusan saya,” atau, “Saya tidak ingin ikut campur.” Padahal suara hati sebenarnya tahu: Tuhan menuntut kita untuk hadir. Kritik ini berlaku bagi generasi yang lebih sibuk mempertahankan reputasi dan kenyamanan pribadi ketimbang menyelamatkan sesama. Itulah tanda hati yang kehilangan keberanian dan haus akan hikmat sejati.

 

Hidup dalam hikmat tidak berarti bebas dari tantangan. Akan ada orang yang menertawakan, bahkan menjatuhkan. Tetapi firman kehidupan mengingatkan: kejatuhan orang benar bukanlah akhir, karena ia akan bangkit kembali. Inilah janji yang membuat hikmat terasa segar seperti madu: ia memberi kekuatan untuk tetap maju sekalipun dunia berusaha menghancurkan.

 

Hikmat sejati selalu bergerak menyelamatkan, bukan diam membiarkan. Hikmat sejati memberi rasa manis yang tak bisa ditawarkan dunia, karena darinya lahir keberanian, kasih, dan pengharapan yang nyata. Biarlah hidup kita menjadi aliran hikmat yang bukan hanya menguatkan diri sendiri, tetapi juga menyelamatkan orang lain dari kebinasaan.


Doa:
Tuhan, jadikan aku berani menyelamatkan, bukan mencari aman. Segarkanlah hatiku dengan manisnya hikmat-Mu setiap hari. Bimbinglah langkahku untuk selalu memilih kebenaran. Amin.

12 Dibaca
url berhasil disalin!
Youtube Facebook Email

JADWAL IBADAH


Ibadah Minggu Pagi :
Pukul 09.00 WIB

Ibadah Minggu Sore :
Pukul 18.00 WIB

Ibadah Keluarga Sektoral :
Setiap hari Rabu, Pukul 19.00 WIB

Ibadah Pelkat PA :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PT :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat GP :
Setiap hari Sabtu, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKP :
Setiap hari Selasa, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PKB :
Setiap hari Jumat, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKLU :
Setiap hari Sabtu, Pukul 17.00 WIB

KONTAK


Majelis Jemaat GPIB Ekklesia Dumai
Jl. Air Bersih No. 1 Dumai, 28813 Riau
Telp : 0765 - 31348
Email : ekklesia.dumai@gpib.or.id

LOKASI



2017 - 2026