Ekklesia Dumai

Menu

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Sion - Sei Rokan
    • Kasih Karunia - Bagan Manunggal
    • Immanuel - Tanjung Medang
    • Maranatha - Sei Pakning
    • Solafide - Selat Panjang
    • Sungai Sembilan
  • Presbiter
    • Majelis Jemaat
    • PHMJ
    • Korsek
  • Unit Misioner
    • Pelkat
    • Komisi
    • BPPJ
  • Renungan
  • Lainnya
    • Warta Jemaat

Hidup yang Dipersembahkan, Sukacita yang Dinyatakan

09 September 2025

 

Filipi 2:17–18


Hidup bukan sekadar dijalani, melainkan dipersembahkan. Saat kita menyadari bahwa segala yang kita miliki berasal dari Tuhan, maka langkah yang benar adalah menyerahkan kembali hidup ini kepada-Nya. Hidup yang dipersembahkan bukan hanya dalam kata, tetapi dalam sikap sehari-hari—dalam bekerja, melayani, mengasihi, dan setia hingga akhir. Inilah inti kehidupan iman: hidup bukan lagi milik kita, melainkan milik Tuhan yang memberi.

 

Namun, teguran bagi kita jelas: terlalu sering kita masih menyimpan hidup ini untuk diri sendiri. Kita ingin mengatur segalanya, mengejar ambisi pribadi, mencari kenyamanan, dan enggan berkorban. Kita mempersembahkan sisa-sisa waktu, bukan yang terbaik. Padahal, hidup yang dipersembahkan kepada Tuhan bukan kehilangan, melainkan menemukan arti yang sejati. Saat kita memberi diri, justru di sanalah kita menemukan sukacita yang tidak tergantikan.

 

Pemahaman ini membawa kita pada satu kebenaran rohani: sukacita sejati hanya ada ketika kita bersama-sama dalam Tuhan. Dunia menawarkan tawa, tetapi itu fana. Dunia menawarkan kesenangan, tetapi itu singkat. Sukacita dalam Tuhan berbeda—ia lahir dari hati yang rela, dari pengorbanan yang tulus, dan dari kebersamaan yang berakar pada kasih Kristus. Sukacita itu tidak bergantung pada situasi, tetapi pada siapa yang kita andalkan.

 

Kritik bagi kita adalah bahwa kita sering salah mencari sumber sukacita. Kita mencarinya pada harta, kedudukan, atau pengakuan manusia, tetapi tetap merasa hampa. Kita lupa bahwa sukacita sejati hanya ada ketika kita berjalan bersama Tuhan dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Sukacita itu tidak bisa dibeli, tidak bisa dibuat-buat, tetapi hanya bisa dialami oleh mereka yang menyerahkan hidupnya sepenuhnya kepada Allah.

 

Karena itu, marilah kita hidup dengan hati yang mempersembahkan segalanya bagi Tuhan, bukan setengah, bukan separuh, melainkan seutuhnya. Dan dalam perjalanan itu, marilah kita belajar bersukacita bersama dalam Tuhan—sukacita yang tidak bisa digoncangkan oleh penderitaan, tidak bisa dipadamkan oleh masalah, dan tidak bisa dirampas oleh dunia. Itulah warisan terbesar dari hidup yang dipersembahkan kepada Kristus.


Doa :
Tuhan, kami serahkan hidup ini sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Ajari kami untuk tidak mencari sukacita yang fana, tetapi bersukacita hanya dalam Engkau. Biarlah hidup kami menjadi persembahan yang indah bagi kemuliaan-Mu.


8 Dibaca
url berhasil disalin!
Youtube Facebook Email

JADWAL IBADAH


Ibadah Minggu Pagi :
Pukul 09.00 WIB

Ibadah Minggu Sore :
Pukul 18.00 WIB

Ibadah Keluarga Sektoral :
Setiap hari Rabu, Pukul 19.00 WIB

Ibadah Pelkat PA :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PT :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat GP :
Setiap hari Sabtu, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKP :
Setiap hari Selasa, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PKB :
Setiap hari Jumat, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKLU :
Setiap hari Sabtu, Pukul 17.00 WIB

KONTAK


Majelis Jemaat GPIB Ekklesia Dumai
Jl. Air Bersih No. 1 Dumai, 28813 Riau
Telp : 0765 - 31348
Email : ekklesia.dumai@gpib.or.id

LOKASI



2017 - 2026