BERDIRI KOKOH DI ATAS FIRMAN
28 Agustus 2025
📖 Roma 3:9–20
Hidup ini penuh pilihan, dan setiap pijakan yang kita ambil akan menentukan arah perjalanan kita. Namun, tidak semua pijakan itu aman. Ada yang licin karena tipu daya dunia, ada yang rapuh karena dibangun di atas kesombongan, dan ada pula yang runtuh karena tidak berlandaskan kebenaran. Hanya satu dasar yang tidak akan goyah: Firman Tuhan.
Firman bukan hanya sekadar bacaan rohani atau hiasan rohani di rak buku. Firman adalah peta yang menunjukkan jalan, kompas yang menjaga arah, dan pondasi yang menahan guncangan hidup. Tanpa Firman, kita seperti orang yang berjalan di tanah lumpur — mudah terperosok dan sulit bangkit.
Namun, berdiri di atas Firman berarti kita harus bijak dalam berpijak. Dunia menawarkan banyak “jalan pintas” yang terlihat mudah, tetapi sering kali itu adalah jebakan yang membawa kita semakin jauh dari Tuhan. Firman mengajarkan kita untuk melihat lebih dalam, mempertimbangkan setiap langkah, dan tidak terburu-buru mengikuti arus yang menyesatkan.
Orang yang bijak tidak hanya tahu apa yang benar, tetapi juga memilih untuk melakukannya, meski itu tidak populer. Ia sadar bahwa setiap keputusan akan diperhitungkan di hadapan Tuhan. Itulah sebabnya Firman dan hikmat harus berjalan beriringan — Firman memberi kebenaran, hikmat mengajarkan kapan dan bagaimana melangkah.
Pada akhirnya, hidup yang berpijak di atas Firman akan tetap berdiri kokoh di tengah badai, karena dasar itu tidak akan retak. Sebaliknya, mereka yang mengabaikan Firman akan terjebak dalam langkah-langkah yang menghancurkan dirinya sendiri. Bijaklah dalam berpijak, karena satu langkah salah bisa membawa kita jauh dari tujuan, tetapi satu langkah benar bisa membawa kita lebih dekat kepada Tuhan.
Doa:
Tuhan, teguhkan langkah kami di atas kebenaran Firman-Mu, berikan hikmat untuk memilih jalan yang benar, dan kuatkan hati kami untuk tetap setia hingga akhir. Amin.