Ekklesia Dumai

Menu

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Sion - Sei Rokan
    • Kasih Karunia - Bagan Manunggal
    • Immanuel - Tanjung Medang
    • Maranatha - Sei Pakning
    • Solafide - Selat Panjang
    • Sungai Sembilan
  • Presbiter
    • Majelis Jemaat
    • PHMJ
    • Korsek
  • Unit Misioner
    • Pelkat
    • Komisi
    • BPPJ
  • Renungan
  • Lainnya
    • Warta Jemaat

BERHENTILAH MENGUKUR ORANG, BIAR TUHAN YANG MENGUKUR

24 Agustus 2025

📖 Roma 2:1–10

Manusia punya kecenderungan melihat kesalahan orang lain lebih jelas daripada melihat kesalahan sendiri. Lidah kita cepat menghakimi, hati kita cepat menyimpulkan, dan pikiran kita cepat menempatkan diri sebagai hakim. Padahal, ukuran yang kita pakai untuk menilai orang lain akan kembali dipakai untuk mengukur kita. Keadilan Tuhan bekerja dengan sempurna, tidak memihak, dan tidak tertipu oleh penampilan luar.

 

Kita sering lupa bahwa setiap kata yang keluar untuk menjatuhkan orang lain sebenarnya menjadi cermin yang memantulkan keadaan hati kita. Menghakimi tanpa kasih adalah tanda bahwa kita sedang lupa pada satu hal penting—semua manusia berdiri setara di hadapan Tuhan, membutuhkan kasih karunia-Nya. Yang membedakan kita bukan besar kecilnya kesalahan, tetapi apakah kita bertobat dan hidup dalam kebenaran.

 

Keadilan Tuhan bukan seperti pengadilan dunia yang bisa disuap, dipengaruhi, atau dibelokkan oleh kepentingan. Dia akan membalas setiap orang setimpal dengan perbuatannya, baik atau buruk. Orang yang setia mencari kebaikan akan menuai kemuliaan, tetapi yang hatinya keras akan menghadapi murka. Itulah sebabnya, alih-alih sibuk menghakimi orang lain, kita seharusnya sibuk memperbaiki diri.

 

Menghakimi hanya membuat hati kita gelap. Sebaliknya, menunjukkan kasih dan kebaikan memberi ruang bagi Tuhan untuk bekerja dalam kehidupan orang lain. Kita dipanggil bukan untuk menjadi hakim atas sesama, tetapi saksi hidup yang memancarkan kasih Kristus melalui sikap dan perbuatan.

 

Jika kita sungguh percaya bahwa Tuhan itu adil, kita tidak perlu takut bahwa kebenaran akan kalah. Biarkan Tuhan yang menjadi Hakim, sementara kita mengisi hidup dengan perbuatan yang memuliakan Dia. Dengan begitu, kita tidak hanya terhindar dari menghakimi, tetapi juga hidup dalam terang keadilan-Nya yang kekal.


Doa:
Tuhan, ajari kami menahan lidah dan hati, supaya tidak mudah menghakimi, dan biarlah hidup kami dipenuhi kasih dan kebenaran-Mu. Amin.

8 Dibaca
url berhasil disalin!
Youtube Facebook Email

JADWAL IBADAH


Ibadah Minggu Pagi :
Pukul 09.00 WIB

Ibadah Minggu Sore :
Pukul 18.00 WIB

Ibadah Keluarga Sektoral :
Setiap hari Rabu, Pukul 19.00 WIB

Ibadah Pelkat PA :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PT :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat GP :
Setiap hari Sabtu, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKP :
Setiap hari Selasa, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PKB :
Setiap hari Jumat, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKLU :
Setiap hari Sabtu, Pukul 17.00 WIB

KONTAK


Majelis Jemaat GPIB Ekklesia Dumai
Jl. Air Bersih No. 1 Dumai, 28813 Riau
Telp : 0765 - 31348
Email : ekklesia.dumai@gpib.or.id

LOKASI



2017 - 2026