BERSYUKUR ATAS PEMBALIKAN TUHAN
21 Agustus 2025
📖 Ester 9:20–25
Ada alasan mengapa kita ditetapkan untuk bersyukur. Bersyukur bukan hanya karena keadaan baik-baik saja, tetapi karena kita percaya Tuhan mampu membalikkan keadaan yang paling buruk sekalipun menjadi sesuatu yang membawa kehidupan. Bahkan rencana jahat yang diarahkan kepada kita, di tangan Tuhan bisa berubah menjadi senjata yang memukul balik pelakunya sendiri.
Kehidupan ini penuh dengan orang yang berniat jahat, mengatur tipu daya, dan mengincar kelemahan kita. Namun, Tuhan tidak pernah tinggal diam. Dia adalah Allah yang membela tanpa harus kita berteriak membuktikan diri. Saat waktunya tiba, apa yang mereka rencanakan untuk menjatuhkan kita, justru menjadi batu pijakan untuk mengangkat kita lebih tinggi.
Bersyukur dalam segala hal berarti mengakui bahwa Tuhan selalu bekerja, bahkan ketika kita tidak mengerti jalan-Nya. Kita bersyukur bukan hanya karena telah menang, tetapi karena kita tahu bahwa tangan-Nya memegang kendali penuh. Kita bersyukur karena percaya bahwa setiap niat jahat akan kehilangan kuasanya di hadapan kuasa kasih Tuhan.
Banyak orang mengira bersyukur itu hanya setelah berkat datang. Padahal, hati yang mengerti rencana Tuhan akan bersyukur bahkan sebelum pertolongan itu tampak. Bersyukur adalah pernyataan iman, bahwa Tuhan sudah menyiapkan jalan keluar sebelum masalah itu lahir.
Mari kita hidup dengan hati yang penuh syukur dan mata yang memandang pada kuasa pembalikan Tuhan. Sebab di tangan-Nya, “senjata makan tuan” bukan sekadar pepatah, melainkan kenyataan bagi mereka yang hidup di dalam perlindungan-Nya.
Doa:
Tuhan, ajari kami bersyukur dalam segala keadaan, percaya bahwa Engkau mampu membalikkan setiap rencana jahat menjadi kebaikan, dan jadikan hati kami tetap teguh di dalam-Mu. Amin.