Ekklesia Dumai

Menu

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Sion - Sei Rokan
    • Kasih Karunia - Bagan Manunggal
    • Immanuel - Tanjung Medang
    • Maranatha - Sei Pakning
    • Solafide - Selat Panjang
    • Sungai Sembilan
  • Presbiter
    • Majelis Jemaat
    • PHMJ
    • Korsek
  • Unit Misioner
    • Pelkat
    • Komisi
    • BPPJ
  • Renungan
  • Lainnya
    • Warta Jemaat

TAKUT AKAN TUHAN: KUNCI KEHIDUPAN YANG BERDAMAI DAN BERDAMPAK

06 Agustus 2025

📖 Mazmur 85:9–14 & Mazmur 93:1–5

Takut akan Tuhan bukanlah rasa takut yang membuat manusia lari dari hadapan-Nya, melainkan rasa hormat yang dalam yang membawa kita mendekat dan tunduk pada kehendak-Nya. Mazmur 85 menggambarkan bahwa kasih setia dan kebenaran akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman. Inilah hasil dari hidup yang takut akan Tuhan: hidup yang penuh berkat, keadilan yang menyentuh bumi, dan damai yang mengalir di tengah dunia yang kacau.

Namun hidup yang takut akan Tuhan tidak bisa dipisahkan dari ketaatan kepada firman-Nya. Mazmur 93 menegaskan bahwa Tuhan berkuasa dan kekal, dan firman-Nya teguh untuk selamanya. Dunia mungkin berubah dan berguncang, tetapi ketetapan Tuhan tidak pernah bergeser. Maka orang yang hidup dalam takut akan Tuhan adalah mereka yang berpegang teguh pada firman, bukan pada pendapat dunia atau tren sesaat.

Di zaman ini, banyak orang percaya yang justru hidup seolah-olah Tuhan tidak memerintah. Kita sering merasa bebas, namun melupakan bahwa ada hukum kekal yang harus ditaati. Akibatnya, kita kehilangan arah dan kehilangan damai. Takut akan Tuhan bukan hanya soal perasaan hati, tetapi tentang bagaimana kita memutuskan, berbicara, dan bertindak setiap hari. Apakah keputusan kita mencerminkan bahwa kita menghormati Tuhan?

Orang yang hidup dalam takut akan Tuhan tidak hanya diberkati, tapi juga menjadi berkat. Mereka membawa keadilan di tengah ketidakadilan, ketenangan di tengah kegelisahan, dan kebenaran di tengah kebohongan. Dunia haus akan pribadi-pribadi yang berakar pada firman dan tidak tergoncangkan oleh keadaan. Inilah saatnya umat Tuhan bangkit sebagai pelaku firman, bukan hanya pendengar.

Mari hidup dengan hormat yang benar kepada Tuhan. Jangan sekadar menyebut nama-Nya, tapi hiduplah dalam peraturan-Nya. Sebab takut akan Tuhan bukan membatasi kebebasan kita, melainkan menuntun kita kepada kebebasan yang sejati—bebas dari dosa, bebas dari kebimbangan, dan penuh damai dalam hadirat-Nya.


Doa:

Tuhan, ajar kami hidup dalam takut akan Engkau dan berpegang teguh pada firman-Mu. Teguhkan langkah kami di tengah dunia yang terus berubah agar kami tetap berdiri dalam kebenaran-Mu. Jadikan kami saluran damai dan terang kasih-Mu. Amin.


💡 "Takut akan Tuhan bukan mengekang kehidupan, tetapi menuntun kita pada jalan damai dan berkat yang kekal."

17 Dibaca
url berhasil disalin!
Youtube Facebook Email

JADWAL IBADAH


Ibadah Minggu Pagi :
Pukul 09.00 WIB

Ibadah Minggu Sore :
Pukul 18.00 WIB

Ibadah Keluarga Sektoral :
Setiap hari Rabu, Pukul 19.00 WIB

Ibadah Pelkat PA :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PT :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat GP :
Setiap hari Sabtu, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKP :
Setiap hari Selasa, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PKB :
Setiap hari Jumat, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKLU :
Setiap hari Sabtu, Pukul 17.00 WIB

KONTAK


Majelis Jemaat GPIB Ekklesia Dumai
Jl. Air Bersih No. 1 Dumai, 28813 Riau
Telp : 0765 - 31348
Email : ekklesia.dumai@gpib.or.id

LOKASI



2017 - 2026