MASUKLAH DENGAN HATI YANG MUDAH PERCAYA
24 Juni 2025
📖 Lukas 18:15–17
Kerajaan Allah tidak dibangun di atas kepandaian, pengalaman, atau status. Ia terbuka bagi mereka yang datang dengan hati seperti anak kecil — hati yang mudah percaya, tulus, dan tidak penuh prasangka. Tapi dunia kita sering justru menjauhkan orang dari kasih Allah karena kita terlalu sibuk menilai siapa yang layak mendekat dan siapa yang tidak. Kita lupa bahwa Tuhan tidak membangun tembok, tetapi membuka pelukan-Nya bagi siapa pun yang datang.
Banyak dari kita menjadi penghalang tanpa sadar. Kita menuntut standar rohani dari orang lain yang bahkan tidak sanggup kita jalani sendiri. Kita membuat iman jadi rumit, padahal Tuhan hanya minta satu hal: datang dengan percaya seperti anak kecil. Seorang anak tidak perlu alasan panjang untuk bersandar pada orang tuanya. Mereka percaya karena mereka mengenal kasih itu.
Terlalu sering kita kehilangan momen perjumpaan dengan Tuhan hanya karena kita terlalu sibuk mengandalkan logika dan pengalaman. Kita takut terlihat naif, padahal justru dalam kesederhanaan hati itulah Tuhan hadir. Iman bukan tentang mengetahui segala sesuatu. Iman adalah tentang mempercayakan segala sesuatu kepada Dia yang tahu segalanya.
Mari periksa hati kita. Apakah kita masih memiliki iman yang murni, atau iman kita sudah tercemar oleh keraguan, ambisi, dan rasa tahu yang palsu? Apakah kita menjadi jembatan bagi orang lain untuk mengenal Tuhan, atau justru menjadi tembok penghalang karena standar yang kita buat sendiri? Tuhan tidak memanggil kita untuk jadi penjaga gerbang Kerajaan-Nya, tapi menjadi saksi yang menunjukkan jalan pulang kepada-Nya.
Masuklah seperti anak kecil. Bukan karena kita bodoh, tapi karena kita tahu bahwa hanya dengan kerendahan dan kepercayaan tanpa syarat, kita bisa menyentuh hati Tuhan. Dan jika kita ingin benar-benar jadi milik-Nya, maka kita pun harus belajar melepas gengsi dan kebanggaan, lalu duduk di pangkuan kasih Bapa — tanpa syarat, tanpa alasan.
🙏 Doa:
Tuhan, lembutkan hatiku yang keras, dan ajar aku percaya seperti anak kecil yang tak ragu datang pada-Mu. Buat aku jadi pintu terbuka, bukan tembok yang menghalangi orang lain. Ajari aku untuk rendah hati, agar aku bisa masuk dan tinggal dalam kasih-Mu.
💡 “Hanya hati yang percaya tanpa syarat yang dapat mengenal kasih yang tak bersyarat.”