Ekklesia Dumai

Menu

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Sion - Sei Rokan
    • Kasih Karunia - Bagan Manunggal
    • Immanuel - Tanjung Medang
    • Maranatha - Sei Pakning
    • Solafide - Selat Panjang
    • Sungai Sembilan
  • Presbiter
    • Majelis Jemaat
    • PHMJ
    • Korsek
  • Unit Misioner
    • Pelkat
    • Komisi
    • BPPJ
  • Renungan
  • Lainnya
    • Warta Jemaat

DIUTUS UNTUK MENGAMPUNI

06 Juni 2025

📚1 Samuel 25:27–35


Pernahkah kamu merasa sedang dalam posisi yang benar, tetapi tetap diminta untuk mengalah dan mengampuni? Kadang manusia terlalu sibuk membuktikan bahwa dirinya tak salah, sampai lupa bahwa kemenangan sejati tidak selalu harus ditunjukkan lewat kekuatan, tetapi lewat kerendahan hati.

 

Mengampuni bukan sekadar tindakan kasih, tetapi juga misi dari Tuhan. Ada orang-orang yang Tuhan utus dalam hidup kita, bukan untuk menyenangkan hati, tapi untuk melunakkan hati yang keras. Bisa jadi mereka hadir untuk menghentikan kita dari keputusan yang terburu-buru atau mengingatkan bahwa amarah bukan jalan keluar. Dan saat kita memilih untuk mendengarkan, itulah momen di mana Tuhan sedang bekerja dalam kelembutan, bukan dalam gemuruh.

 

Sayangnya, banyak dari kita lebih suka menjadi hakim daripada menjadi hamba. Kita ingin Tuhan memberkati kita, tetapi enggan menjadi perpanjangan tangan-Nya untuk memberkati orang lain, terutama yang bersalah kepada kita. Padahal, saat kita mengampuni, kita sedang menjalankan kehendak Tuhan secara aktif. Kita sedang menjembatani luka dengan kasih. Itulah panggilan kita: bukan hanya menjadi orang benar, tetapi menjadi utusan yang membawa damai.

 

Tuhan seringkali mengirimkan seseorang—atau menjadikan kita—sebagai jawaban dari doa orang lain. Tapi jika hati kita penuh kepahitan, kita gagal mengenali misi itu. Dan sayangnya, kita malah menjadi penghalang karya Tuhan, bukan alat-Nya. Mengampuni memang berat, tapi menolak mengampuni jauh lebih berat karena menutup pintu berkat, damai, dan kelegaan.

 

Ingatlah: saat kamu mengampuni, kamu sedang menyelamatkan dua jiwa—jiwa orang yang kamu ampuni, dan jiwamu sendiri. Jangan menunggu hati merasa siap. Ampunilah karena kamu dipanggil untuk itu. Sebab Tuhan tidak menunggu kita layak untuk mengampuni kita. Dia lakukan itu lebih dulu, agar kita juga melakukan hal yang sama.


🙏 Doa :

Tuhan, ajariku untuk mengampuni seperti Engkau mengampuni, Lembutkan hatiku untuk menerima siapa pun yang Kau utus dalam hidupku, Jadikan aku saluran kasih dan damai-Mu, bukan pelaku kehendakku sendiri. Amin.


💬 "Ketika kamu mengampuni, kamu sedang memutus rantai luka dan mengubahnya menjadi jembatan kasih."

9 Dibaca
url berhasil disalin!
Youtube Facebook Email

JADWAL IBADAH


Ibadah Minggu Pagi :
Pukul 09.00 WIB

Ibadah Minggu Sore :
Pukul 18.00 WIB

Ibadah Keluarga Sektoral :
Setiap hari Rabu, Pukul 19.00 WIB

Ibadah Pelkat PA :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PT :
Setiap hari Minggu, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat GP :
Setiap hari Sabtu, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKP :
Setiap hari Selasa, Pukul 09.00 WIB

Ibadah Pelkat PKB :
Setiap hari Jumat, Pukul 19.30 WIB

Ibadah Pelkat PKLU :
Setiap hari Sabtu, Pukul 17.00 WIB

KONTAK


Majelis Jemaat GPIB Ekklesia Dumai
Jl. Air Bersih No. 1 Dumai, 28813 Riau
Telp : 0765 - 31348
Email : ekklesia.dumai@gpib.or.id

LOKASI



2017 - 2026